Gejala dan Komplikasi

Interdialysis Weight Gain

Gejala interdialisis merupakan gejala yang muncul diantara dua waktu dialisis pada penderita PGTA, biasanya berkaitan dengan kenaikan berat badan interdialisis (IDWG) akibat kelebihan cairan diantara sesi dialisis. Gejala interdialisis secara umum dapat berupa ketidaknyamanan fisik maupun psikologis, sebagai berikut:(1)

  • Kelelahan
  • Nyeri otot
  • Nyeri tulang
  • Kram
  • Kulit kering dan gatal
  • Sesak napas dan batuk
  • Mulut kering
  • Sindrom kaki gelisah (Restless Leg Syndrome)
  • Pusing atau sakit kepala
  • Penurunan nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Konstipasi
  • Pembengkakan
  • Nyeri dada
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Diare

Kenaikan IDWG juga dikaitkan dengan komplikasi intradialisis yaitu komplikasi yang terjadi saat penderita menjalani hemodialisis (HD). IDWG merupakan salah satu panduan utama untuk menentukan berapa jumlah cairan yang harus dikeluarkan selama sesi HD. Tingginya IDWG dapat mempengaruhi banyaknya jumlah cairan yang harus dikeluarkan atau penarikan cairan selama sesi HD. Penarikan cairan yang terlalu banyak inilah yang dapat menimbulkan beberapa risiko komplikasi intradialisis, meliputi perubahan tekanan darah seperti peningkatan tekanan darah (hipertensi) atau penurunan tekanan darah (hipotensi), kram otot, sakit kepala, mual, muntah, nyeri dada, rasa lemas, demam dan menggigil.(2,3,4)

Pada kondisi kenaikan IDWG lebih dari 2 kg (lebih dari 4,8% berat badan kering), resiko komplikasi pada penderita PGTA yang menjalani hemodialisis semakin meningkat, antara lain:(5,6,7)

  • Penumpukan cairan di paru-paru (edema paru) dan atau di perut (asites) yang dapat memperburuk sesak nafas
  • Tekanan darah tinggi
  • Kelebihan beban jantung yang dapat mengakibatkan gagal jantung
  • Efusi pleura (penumpukan cairan di rongga antara paru-paru dan dinding dada)
  • Stroke

Beragam gejala dan komplikasi ini dapat mengancam jiwa penderita karena sebagian besar terjadi pada periode interdialitik dimana penderita berada di rumah tanpa pengawasan dari petugas kesehatan.(8) Penambahan berat badan interdialisis juga menjadi parameter untuk menilai harapan hidup penderita, semakin besar kenaikan IDWG maka semakin rendah tingkat keselamatan penderita.(9)

  1. Chauhan K, Wen HH, Gupta N, Nadkarni G, Coca S, Chan L. Higher Symptom Frequency and Severity After the Long Interdialytic Interval in Patients on Maintenance Intermittent Hemodialysis. Kidney Int Reports [Internet]. 2022;7(12):2630–8. Available from: https://doi.org/10.1016/j.ekir.2022.09.032
  2. Fadlilah S, Nekada CDY, Lanni F, Saleha L, Lestiawati E, Syafitri EN, et al. Interdialytic weight gain (IDWG) and complications of intradialisis among hemodialized patients. Int Med J. 2021;28(6):620–4.
  3. Registry IR. 10th Report of Indonesian Renal Registry. Program Indonesian Renal Registry. 2017.
  4. Daugirdas, J. T., Blake, P. G., & Ing TS. Handbook of Dialysis. Linpicott Wlliams & Wilkins.
  5. Corwin EJ. Buku Saku Patofisiologi Corwin. EGC; 2009.
  6. Cabrera C, Brunelli SM, Rosenbaum D, Anum E, Ramakrishnan K, Jensen DE, et al. A retrospective, longitudinal study estimating the association between interdialytic weight gain and cardiovascular events and death in hemodialysis patients. BMC Nephrol [Internet]. 2015;16(1):1–9. Available from: http://dx.doi.org/10.1186/s12882-015-0110-9
  7. Bossola M, Mariani I, Strizzi CT, Piccinni CP, Di Stasio E. How to Limit Interdialytic Weight Gain in Patients on Maintenance Hemodialysis: State of the Art and Perspectives. J Clin Med. 2025;14(6):1–17.
  8. Perkumpulan Nefrologi Indonesia. 8 th Report Of Indonesian Renal Registry 2015. 2016
  9. Mustikasari I. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Interdialytic Weight Gain Pasien Hemodialisa Di Rsud Panembahan Senopati Bantul. Gaster. 2017;15(1):78.
Scroll to Top